Ukuran Kayu Mati Buyut Perbatang Berubah, Bakal Terjadi Bencana?

oleh -2.626 views
Kayu-Mati-Buyut-Perbatang
Tradisi angkat Kayu Mati Buyut Perbatang di Balong Keramat. Foto: Ist

Pantura XFile – Kayu Mati Buyut Perbatang di Situs Balong Keramat Pangeran Mancur Jaya, Desa Kertawinangun, Kabupaten Cirebon, selain memiliki sejarah juga bisa menjadi pertanda.

Kayu yang ditemukan oleh Pangeran Mancur Jaya sewaktu mencari sumber air untuk Masyarakat Cirebon yang sedang dilanda kekeringan itu, hingga kini kondisinya masih awet.

“Meski sekarang sudah berbentuk fosil, tetapi wujud kayu masih tetap terlihat,” ucap Juru Kunci Situs Balong Keramat, Raden M Suparja kepada Pantura XFile (Radar Cirebon Group).

Suparja menerangkan, ritual ganti kain kafan dan memandikan Kayu Mati Buyut Perbatang dilakukan setiap tanggal 19 Rabiul Awal di tahun Hijriyah.

“Jadi setiap sangalase mulud atau setiap tanggal 19 mulud dilakukan pengangkatan kayu,” katanya.

Baca Juga!

Selain Waru, Kuntilanak Juga Suka di Pohon Mangga

Suara Peralatan Dapur Dipercaya Bisa Mengembalikan Anak yang Disembunyikan Mahluk Halus

Sejarah Kayu Mati Buyut Perbatang di Situs Balong Keramat Kertawinangun

Menurut Suparja, orang-orang yang terlibat dalam pengangkatan kayu tersebut harus yang memiliki keturunan dari Pangeran Mancur Jaya langsung.

“Tidak bisa sembarangan orang bisa ikut mengangkat kayu,” terangnya.

Proses pengangkatan pun tambah Suparja, tidak bisa sembarangan, harus jam 9 pagi, karena menurut cerita, kayu tersebut diketukan ke tanah oleh Pangeran Mancur Jaya di waktu pagi jam 9.

“Diangkat lalu dikeringkan pas jam 9 pagi sampai jam 9 malam,” tambah Suparja.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

No More Posts Available.

No more pages to load.