Sikapnya Mencurigakan, Ternyata Sudah Meninggal Sehari Sebelumnya

oleh -1.772 views
pengalaman-mistis-terminal-Harjamukti
Terminal Harjamukti menjadi saksi Ujang bertemu dengan temannya yang sudah meninggal. Foto: Zais Muhtarom/Radar Cirebon

Hingga akhinya bus berhenti di sebuah rumah makan di Kawasan Beber, Ujang pun turun untuk melanjutkan perjalanan ke rumahnya menggunakan ojek.

Karena satu kampung, Ujang mengajak temannya tadi untuk bersama-sama menggunakan ojek meneruskan perjalanan.

“Turun bareng, tapi ketika saya ajak dia malah pergi ke belakang bus,” ujar Ujang.

Ujang pun mengejar temannya tersebut untuk kembali diajak naik ojek, supaya tidak nunggu lama awak bus yang sedang makan.

Tetapi temannya tersebut seperti hilang begitu saja, Ujang tidak berhasil menemukan temannya yang melangkah ke belakang bus tadi.

Masih diselimuti rasa heran, Ujang lalu menggunakan jasa ojek untuk mengantarkan ke rumahnya yang berjarak sekitar 1 kilometer dari rumah makan.

Ketika akan melewati rumahnya, di salah satu rumah tetangga, Ujang melihat kerumunan teman-temannya sedang ngobrol sambil minum kopi di serambi rumah.

Sudah menjadi kebiasaan, orang yang baru pulang dari perantauan pasti membawa uang banyak dan harus mentraktir orang-orang yang ada di kampung.

Ujang pun ikut bergabung dengan teman-temannya, sambil larut dalam obrolan yang sedang dibicarakan.

Hingga suatu ketika, Ujang menceritakan bahwa tadi dalam perjalanan dari Cirebon, satu bus bersama temannya yang beda rukun tetangga.

Ketika menyebutkan nama orang yang bareng tadi, teman-teman Ujang yang sedang ngobrol langsung terdiam semua.

Mereka saling pandang, sambil minta penjelasan lebih rinci kepada Ujang tentang orang yang tadi bareng di bus.

Ujang pun menceritakan semua yang terjadi kepada teman-temannya yang masih memasang muka ketakutan.

Usai bercerita, salah satu temannya memberitahukan kepada Ujang, kalau orang yang barusan ditemui di bus tersebut, sehari sebelumnya sudah meninggal.

Ujang tidak langsung percaya dengan omongan teman-temannya itu, dirinya merasa bahwa teman-temannya sedang menggodanya.

“Tetapi mereka meyakinkan saya, bahwa orang yang ditemui di bus, meninggal sehari sebelumnya karena kecelakaan,” ujar Ujang.

Bahkan, kecelakaan yang menimpa temannya tersebut, membuat Ujang bergidik karena sangat tragis.

Diceritakan bahwa, temannya yang meninggal tersebut mengalami kecelakaan di sekitar pintu tol keluar Ciperna.

“Saat berdiri, kepalanya terkena sabetan kendaraan lain jadi terputus,” cerita Ujang menceritakan kembali kabar dari temannya.

Teman-temannya meyakini kalau orang yang ditemui Ujang di bus sambil menenteng kantung plastik adalah orang yang kecelakaan itu, dan isi kantung plastik adalah kepalanya.

“Waduh saya tambah bergidik,” pungkas Ujang. (brd)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.