Sejarah Berdirinya Israel, Ideologi Zeonis Seorang Jurnalis Menjadi Awal Pembentukan

oleh -6.125 views
israel-palestina-zeonis
Peta Israel. Istimewa

Pada tahun 1939 Inggris mulai kewalahan akan konflik antara Arab dan Yahudi di Palestina. Dan Inggris memutuskan untuk menghentikan imigrasi Yahudi ke Palestina.

“Hanya saja tahun 1939 merupakan tahun yang sangat menakutkan bagi bangsa Yahudi, Jerman baru saja dikuasai oleh Partai Nazi, yang berambisi memburu dan memusnahkan seluruh orang Yahudi di dunia. Bukan hanya itu, pandangan ekstrem dari Vladimir Jabotinsky pun mendapat banyak dukungan dari orang-orang Yahudi, bahkan mereka yang awalnya ingin hidup berdampingan dengan Bangsa Arab di Palestina turut terkontaminasi dengan kebencian ini,” kutipnya.

Kelompok teror Yahudi pun mulai terbentuk, seperti Irgun dan Lenin untuk menyerang bahkan melakukan pembunuhan perwira-perwira Inggris, yang dianggap menghambat imigrasi Yahudi ke Palestina. Mereka juga menebar teror di populasi Arab.

Ekstrimisme dari kedua kelompok ini, membuat bahkan beberapa tokoh Yahudi seperti David Ben Gurion mengecam tindakan mereka dan mendorong Inggris serta seluruh dunia, untuk segera mengesahkan pembentukan negara Yahudi demi menghentikan segala kekacauan di Palestina ini.

Inggris semakin muak akan kekacauan di Palestina, dan memilih untuk menyerahkan Palestina ke tangan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

Di bawah United Nation Special Commission of The Last Time atau UNSTOP, masa depan Palestina ditentukan.

Palestina akan dibagi menjadi tiga bagian, satu untuk bangsa Yahudi, satu untuk bangsa Arab dan Yerusalem bagi PBB.

Pada tanggal 29 November 1947 pemilihan suara dimulai, dan hasilnya 33 negara menyetujui 13 negara menolak 10 negara abstain satu negara tidak hadir.

Pada akhirnya, sejarah berdirinya Israel tercapai. Dunia telah mengakui keberadaan negara Israel meski tidak semuanya.

Pada tanggal 14 Mei 1948, David Ben Gurion memproklamirkan kemerdekaan Israel di Tel Aviv. Dia kemudian menjadi Perdana Menteri Israel pertama.

Tanggal 15 Mei 1948, Inggris mulai meninggalkan Israel dan Palestina.

Beberapa jam kemudian, Iraq, Mesir, Suriah, dan Jordan menyerang Israel. Perang pun dimulai.

Tahun 1949, setelah menandatangi perjanjian dengan beberapa Negara Arab, perang Israel-Arab pertama berakhir.

Israel menamai perang tersebut “Perang Kemerdekaan”, bagi Palestina perang tersebut dinamai “Al Nakba” atau Bencana. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.