Mitos Putri Cantik Penunggu Setu Patok, Muncul Jika Pria Dalam Keadaan Wangi

oleh -3.887 views
mahluk-penunggu-setu-patok
Keindahan Setu Patok banyak menyimpan mitos. Foto: Brd/Radar Cirebon

Pantura XFile – Suasana alam Setu Patok di Desa Sinarancang, Kecamatan Mundu, Kabupaten Cirebon sangat memanjakan mata.

Setu yang dibangun pada jaman Belanda ini, memang merupakan destinasi wisata andalah di wilayah Kabupaten Cirebon sebelah Timur.

Nyaris setiap akhir pekan, banyak warga yang sengaja datang untuk menikmati keindahan danau buatan ini.

Sebuah bukit berada di tengah-tengah setu juga hamparan sawah di sekeliling dan deretan pohon besar menjadikan setu lebih anggun.

Tidak heran, sekarang ini banyak berdiri warung-warung kecil untuk menemani para pengunjung dengan menu-menu tradisional dan menu-menu yang kekinian.

Selain keindahan alam, Setu Patok juga memiliki mitos yang menjadi perbicangan warga atau pun menjadi cerita dari mulut ke mulut.

Mitos yang beredar, jika seorang laki-laki dalam keadaan bersih seperti habis mandi besar dan memakai miyak wangi, dilarang untuk berada di lokasi setu.

“Mitosnya akan didatangi sesosok putri cantik,” kata Ustad Ujang Busthomi di Kanal Youtubenya.

Baca Juga!

Ternyata RS Uka-Uka Dulunya Adalah Puskesmas

Tragedi Kelam Eksekusi Santri, Menjadi Awal Terbentuknya Desa Japara

Mitos yang sudah beredar di telinga masyarakat itu, menarik pria yang kerap disapa Kang Ujang ini untuk mencari pembuktian dengan mendatangi setu.

Untuk menggali informasi, seorang warga yang kebetulan ada di sekitar setu sempat dimintai keterangan seputar mitos yang beredar.

Menurut warga yang ditemui, Wastam penjaga pintu di setu memberi larangan kepada warga yang habis mandi jangan berada di sekitar setu nanti didatangi putri.

“Waktu itu ada yang ingin membuktikan, dan ternyata benar didatangi putri,” ujar pria tersebut kepada Kang Ujang.

Mendapat cerita tersebut, Kang Ujang semakin bersemangat untuk membuktikan kebernaran cerita putri penunggu setu tersebut.

Dalam perjalanan, Kang Ujang sempat berhenti untuk menunjukan sebuah pohon besar di sekitar setu yang sering dikunjungi warga yang memiliki niatan.

“Pohon ini namanya Pohon Dangdeur, kalau ada orang yang mau hajatan suka menyimpan sesajen supaya tidak hujan,” ujarnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.