Memiliki Kebiasaan Tidak Lazim, Ajum Akhirnya Tewas Tenggelam

oleh -45 views
Ajum-tewas-tenggelam-di-sungai-cimanuk
Petugas mengevakuasi jasad Ajum yang tewas di SUngai Cimanuk. foto: istimewa

Pantura XFile – Memiliki kebiasaan tidak lazim, Ajum (30) akhirnya tewas tenggelam. Warga Blok Kliwon Desa Randengan Kulon Kecamatan Jatitujuh Kabupaten Majalengka ini, tenggelam saat berenang menyeberangi Sungai Cimanuk.

Diketahui, korban memiliki kebiasaan tidak lazim. Setiap hari dari desanya, Ajum pergi ke Pasar Jatitujuh dengan cara berenang menyeberangi sungai.

Seperti dikutip dari radarcirebon.com, tidak diketahui alasan korban melakukannya setiap hari. Mungkin karena waktu tempuh lebih cepat. Sebab, Pasar Jatitujuh dengan Desa Randegan Kulon hanya terbelah Sungai Cimanuk.

Baca Juga!

Legenda Batu Babi di Tanjakan Beber

Kejadian Aneh, Pedagang Dapat Pesanan 10 Kopi Jangan Diaduk, 10 Batang Rokok Dibiarkan Terbakar

Bila ia menempuh jalur darat, harus memutar menempuh jarak sekitar 5 kilometer. Namun pada awal tahun, tepatnya Jumat 1 Januari 2021 rupanya menjadi hari terakhir Ajum menjalani kebiasaanya.

Sabtu (2/1), Ajum dilaporkan pihak keluarga hilang. Saksi mata menyebutkan, sehari sebelum dilaporkan hilang, yakni pada Jumat (1/1) sekitar pukul 05.30 WIB pagi, Ajum terlihat menyeberangi Sungai Cimanuk.

Sekadar tahu, Ajum setiap hari menjadi buruh panggul (pikul) di Pasar Jatitujuh. Laporan hilangnya Ajum disampaikan pihak keluarga pada malam harinya kepada aparat desa setempat.

Upaya pencarian pun dilakukan dengan melibatkan aparat setempat, petugas BPBD dibantu warga.

Kepala Seksi Kedaruratan BPBD Indramayu, A Fata, membenarkan adanya informasi itu. Menurut Fata, BPBD Indramayu bergerak membantu upaya.

Bantuan lain juga dilakukan oleh BBWS Cimanuk-Cisanggarung.
Penjaga Bendung Karet Rambatan, Bangkir, Kabupaten Indramayu, BBWS membantu menjaga debit air selama upaya pencarian dilakukan.

“Sepanjang malam kami juga ikut berjaga di Bendung Karet agar arus air Sungai Cimanuk tetap tenang. Kalaupun ada temuan jasad akan kami laporkan segera ke aparat terkait,” ungkap Junaedi, petugas jaga Bendung Karet Bangkir.

Kerja keras tim operasi pencarian SAR sejak Jumat hingga Minggu (1-3/1) membuahkan hasil. Jasad Ajum akhirnya ditemukan di Sungai Cimanuk. (jml)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.