Mahluk Seram Penunggu Rumah Merah

oleh -348 views
cerita-horor-rumah-merah
Ilustrasi

Pantura XFile – Kisah mistis saya entah hanya khayalan atau bukan. Suatu malam saya melihat mahluk seram menatap saya. Katanya penunggu Rumah Merah.

Dulu saya tinggal di lingkungan yang belakang rumahnya masih sawah semua, dan sekarang sudah jadi mall terkenal di Bekasi.

Nyaman sekali, kalau mau tidur saya tidak perlu menutup jendela. Supaya angin malam bisa menemani saya tidur.

Waktu saya kecil, banyak cerita horor seputar rumah bercat merah. Oh maaf, selain sawah, di belakang rumah saya ada rumah besar bercat merah yang sering kosong.

“Rumah Merah” begitu julukan orang-orang sekitar. Entah kenapa rumah tersebut tidak ditempati.

Banyak cerita horor dan mahluk seram seputar rumah tersebut, menjadi bahan obrolan warga di teras rumah, tetapi cerita tersebut tidak membuat keluarga saya tertarik.

Baca Juga!

Suara Lirih Perempuan Minta Tolong, Menambah Keangkeran Terowongan Kereta Api Sindanglaut

Waktu itu saya masih kecil. Usai ngaji, saya selalu melewati rumah merah itu dan orang-orang selalu menakut-nakuti dengan cerita seputar mahluk yang ada di rumah tersebut.

Maklum keluarga saya tidak percaya hal-hal yang bersifat tahayul. Saya pun tidak pernah menemui atau pun mengalami hal-hal yang bersifat gaib.

Saya akan menceritakan beberapa obrolan horor yang terjadi terhadap warga sekitar yang pernah saya dengar.

Suatu ketika, seorang penjaga ronda atau siskamling diminta pemlik rumah untuk menjaga rumah merah tersebut.

Penjaga ronda menyanggupi perintah tersebut. Itung-itung jaga lingkungan barangkali juga ada penjahat yang bersembunyi di sana.

Singkat cerita, penjaga tersebut terbangun di teras rumah, padahal menurut pengakuan si penjaga, dia tidur di kasur di dalam rumah.

Kejadian seperti itu terdengar oleh keluarga saya bukan hanya sekali. Tapi beberapa kali. Dan tetap saja, waktu itu saya tidak percaya.

Bahkan ada cerita lain kalau yang bertugas jaga di rumah tersebut dipindahkan ke atas balkon rumah.

Hingga ada cerita, pak RT dan seorang asisten rumah tangga kesurupan bareng karena diganggu mahluk penunggu rumah merah tersebut. Dalam benak saya, ah makin ngawur ceritanya.

Baca Juga!

Jin Hulubalang Penjaga Pintu Gerbang Murka, Pintu Tertutup Sendiri

Dari berbagai cerita tersebut, akhirnya tidak adalagi warga yang mau disuruh untuk menjaga rumah merah itu.

Suatu ketika, mamah yang kerjanya bolak-balik Bekasi-Tanggerang mengajak keluarga untuk pindah ke Tanggerang.

Saya dan keluarga akhirnya memutuskan untuk pindah ke Tanggerang. Kami pun beres-beres barang untuk dikemas.

Akhirnya, cerita horor yang saya anggap aneh-aneh harus saya alami.

Suatu malam, sebelum kami pindah ke Tanggerang, seperti biasa pintu jendela kamar saya tidak ditutup.

Disamping kamar saya tidak ber-AC, saya juga mengidap asma, jadi lebih nyaman membuka jendela kalau tidur.

Posisi kasur saya pas menghadap jendela, jadi kalau bangun tidur, saya akan langsung menatap jendela.

Waktu itu sekitar jam 12.00 malam, saya terbangun dari tidur. Saya dibuat kaku tidak bisa bergerak dengan mahluk yang ada di jendela.

Pandangan saya masih belum jelas, maklum mata belum berfungsi dengan baik karena bangun tidur.

Tetapi makin lama, sosok putih yang ada di jendela saya makin jelas. Tidak perlu saya gambarkan seramnya mahluk yang menatap saya.

Jika pembaca pernah liat kuntilanak versi film, mahluk yang ada di jendela kamar saya lebih seram.

Anehnya, saya tidak bisa berteriak atau bergerak. Bayangkan saja, anak sekecil saya harus melihat mahluk yang menyeramkan.

Kelelahan untuk menutup mata akhirnya membawa saya kembali tidur.

Menjelang pagi, saya terbangun dan bercerita kepada pembantu saya yang kebetulan tidur bersebelahan dengan saya.

Setelah saya tanya, dia tidak mengalami kejadian yang saya alami.

Saya akhirnya menyadari, kalau mahluk tadi malam hanya menunjukkan diri kepada saya.

Imbas dari kejadian itu, saya tidak lagi membuka jendela kalau mau tidur, meski udara terasa pengap.

Seumur hidup baru kali itu saya mengalami kejadian yang mengerikan. Semoga tidak terjadi lagi. (*)

(Cerita Tia Revinandewi, yang dibagikan di laman Quora. Sudah dibaca 12 ribu kali. Sekarang Tia sudah mahasiswa.)

  • Anda punya cerita mistis, horor ataupun kejadian aneh yang ingin dibagikan kepada pembaca. Kirim dengan menyertai nama, alamat lengkap, dan lokasi kejadian ke email: radarcireboncom@gmail.com. Subjeck: Cerita Mistis.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.