Kisah Nyi Ronggeng Dikubur Hidup-Hidup di Jembatan Ciharendong

oleh -582 views
jembatan-ciharendong-kuningan
Jembatan Ciharendong Kuningan yang terkenal angker. Foto: Brd/Radar Cirebon

Pantura XFile – Bagi masyarakat Kuningan sudah tidak asing lagi mendengar Jembatan Ciharendong. Kecelakaan dengan korban jiwa dan cerita mistis menghiasai kekokohan jembatan tersebut.

Kecelakaan maut yang sering terjadi di sekitar Jembatan Ciharendong Kuningan sering dikaitkan dengan cerita mistis yang melekat di jembatan tersebut.

Lalu kenapa jembatan yang lokasinya di berada di Lingkungan Karang Anyar, Kelurahan Cigintung, Kec/Kab Kuningan ini disebut angker?

“Yang meramaikan jembatan ini angker hanya orang-orang luar saja, kami penduduk sini tidak merasakan itu,” ujar M Sungkono ketua RW 02 Karang Anyar, Rabu (3/2/2021)

Menurut pensiunan TNI ini, warganya biasa-biasa saja dengan cerita mistis seputar Jembatan Ciharendong yang menjadi perbincangan.

Dirinya tidak bisa menerangkan dari mana awalnya cerita-cerita horor tersebut berawal. Begitu juga kabar bahwa ada seorang Nyi Ronggeng yang dikubur hidup-hidup di bawah jembatan tersebut.

“Mungkin orang tua dulu tahu, tapi generasi yang sekarang tidak ada yang tahu legenda atau cerita yang sebenarnya terjadi,” paparnya.

Baca Juga!

Desa Penghasil Mangga Gedong Gincu Terkesan Horor, Begini Fakta Sesungguhnya

Menurut Sungkono, memang dulu di bawah jembatan ada dua buah kuburan, tetapi warga sekitar tidak ada yang tahu siapa yang dikubur di lokasi tersebut.

“Sekarang tanda kuburannya sudah hilang tergerus air sungai,” katanya.

Menurut cerita, bahwa pada zaman dahulu ada seorang Nyai Ronggeng yang dikubur hidup-hidup di bawah Jembatan Ciharendong. Peristiwa kelam yang menimpa Nyi Ronggeng tersebut sebagai tumbal pembuatan jembatan.

Entah apa yang melatarbelakangi peristiwa sadis tersebut, yang jelas banyak cerita sesosok perempuan sering terlihat melintas atau berdiri di jembatan itu.

Akibatnya, kecelakaan yang melibatkan kendaraan dengan korban jiwa, disebabkan pandangan sang sopir terganggu oleh sosok perempuan tadi.

“Kalau dari cerita yang saya dengar, Nyi Ronggeng itu bukan asli penduduk sini, dan dia merupakan perempuan yang senang diajak main, jadi sengaja dibunuh dan dibuang di sini,” terang Sungkono.

Namun sayang, generasi warga sekitar sudah tidak ada yang tahu cerita sebenarnya mengenai sosok Nyi Ronggeng.

Benar tidaknya ada sesosok perempuan di jembatan tersebut juga tidak pernah dialami oleh Uud Saudi, warga Karang Anyar yang rumahnya berdekatan dengan jembatan.

“Saya lahir dan besar di sini, tidak pernah mengalami atau melihat sosok atau mahluk apa pun di jembatan tersebut,” timpal Uud.

Uud yang rumahnya persis di samping jembatan viral itu hanya sekali mendengar cerita yang berkaitan dengan dirinya.

“Waktu itu teman saya dari arah Kuningan hendak berkunjung ke rumah saya, kata teman saya jalan di sekitar jembatan jadi ada dua,” kata Uud sambil menambahkan kalau temannya sampai tidak jadi berkunjung.

Uud sering menjadi saksi hidup kecelakaan-kecelakaan yang terjadi di lokasi tersebut, menurutnya kecelakaan terjadi memang sering dikaitkan dengan penunggu jembatan.

Dirinya dan warga lainnya tidak mempermasalahkan dengan sebutan jembatan viral tersebut, menurutnya sebutan itu menjadi promosi gratis bagi lingkungannya. (brd)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.