Kejadian Aneh, Pedagang Dapat Pesanan 10 Kopi Jangan Diaduk, 10 Batang Rokok Dibiarkan Terbakar

oleh -32 views
kejadian-aneh-pedagang-di-cilimus
Foto kolase. Sebelah kiri, 10 batang rokok yang hanya dinyalakan dan didiamkan. Kanan, 10 cangkir kopi yang tidak boleh diaduk dan tidak ada yang meminum.

KUNINGAN – Kejadian aneh berbau mistis dialami seorang pedagang di Kecamatan Cilimus, Kabupaten Kuningan. Tiba-tiba ia kedatangan seorang pria misterius yang memesan 11 cangkir kopi, namun 10 cangkir lainnya hanya didiamkan. Untuk apa?

Kejadian aneh ini belum lama. Diceritakan kerabat pemilik warung, ia tiba-tiba kedatangan seorang pria yang memesan 10 cangkir kopi. Namun, pria tersebut melarang kopinya diaduk.

Tak lama berselang, ia kembali memesan 1 cangkir. Kali ini, minta diaduk. Masalahnya ia kehabisan stok, sehingga harus membeli ke warung tetangga.

Namun, sepulangnya membeli kopi itu, ia kaget ternyata 10 cangkir kopi itu masih dalam keadaan utuh hanya didiamkan saja. Tidak ada orang yang meminum.

Baca Juga

Mirip Vampir, Hanya Dihisap Darahnya, Puluhan Kambing di Kuningan Mati Misterius

Pejabat dan Orang Sombong Dilarang Lewat Jl Karanggetas

Kemudian di kursi ada 10 batang rokok yang sudah dinyalakan, tanpa ada yang menghisap. Pemilik warung pun kebingungan, karena pria yang memesan sudah tak ada di warungnya.

Ia kemudian mencari-cari pria tersebut, karena belum sempat dibayar. Sampai ia bertemu rekan pria tersebut yang berada di kios pangkas rambut.

Pria tersebut memastikan akan tetap membayar semua pesanan. Pesanan itu, pada akhirnya memang dibayar.

Namun pemilik warung yang enggan diungkapkan identitasnya kebingungan. Sebab, 10 cangkir kopi yang dibuatnya itu, hanya dipesan oleh satu orang.

Tidak ada orang lain yang datang untuk meminumnya. Tidak hanya itu, terdapat 10 batang rokok yang hanya dinyalakan dan dibiarkan sampai habis. “Jadi beli 10 kopi itu buat siapa ya?” tanya dia.

Dari perbincangan beberapa orang, banyak yang menduga bahwa pesanan kopi dan rokok yang dinyalakan sesungguhnya adalah sesajen. (yud)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.