Arwah Gentayangan Menjelma jadi Setan Budeg, Kesadaran Orang Bakal Hilang di Perlintasan Kereta Api

oleh -1.274 views
Korban-tertabrak-kereta-api-setan-budeg
Kecelakaan sebuah mobil yang tertemper kereta api di Astanajapura. Foto: radarcirebon.com

Pantura XFile – Fenomena hilang kesadaran ketika berada di jalur kereta api, diakibatkan ulah Setan Budeg yang berada di perlintasan kereta tersebut.

Fenomena tersebut sering jadi bahan guyonan ketika ada orang tewas tertemper kereta api.

Dalam sepekan ini, di Cirebon terjadi dua kecelakaan yang merenggut korban jiwa akibat tertemper kereta api.

Kejadian pertama, tepatnya Rabu (31/3/2021), seorang wanita tanpa identitas harus meregang nyawa.

Wanita tersebut tertemper kereta api di Km 220 antara Stasiun Cirebon-Stasiun Prujakan atau daerah Cangkring, Kota Cirebon.

Wanita yang identitasnya tidak diketahui tersebut, tertemper KA 297 (parcel/barang) Relasi Surabaya Pasar Turi – Kampung Bandan/Jakarta.

Peristiwa sekitar pukul 04.40 WIB itu, mengakibatkan korban meninggal dunia di lokasi kejadian.

Yang terbaru, sebuah mobil tertemper kereta api di perlintasan Astanajapura, Kabupaten Cirebon, Kamis (1/4/2021).

Mobil yang dikemudikan Sudiana, Jl Satria Gang Delima, Pekiringan, Kota Cirebon itu, tertemper kereta api dan mengakibatkan Sudiana tewas seketika.

Menurut keterangan saksi mata, kejadian sekitar pukul 09.00 WIB itu, tidak seperti biasanya.

Diungkapkan saksi mata, normalnya saat akan ada kereta lewat, lonceng berbunyi, namun waktu itu tidak ada tanda tersebut.

Kemudian saksi mata menduga pintu perlintasan terlambat menutup. Sehingga mobil melintas dan tertemper kereta api.

Masyarakat berpendapat, kecelakaan yang menimpa seseorang di perlintasan kereta api, karena adanya setan budeg.

Baca Juga!

Benarkah Anak Cucu Wali Dilarang Naik Gunung Ciremai?

Teror Sihir Musnah oleh Lantunan Adzan Pitu

Menurut observasi perempuan indigo, Furi Harun, setan budeg merupakan arwah orang yang dulunya pernah menjadi korban kecelakaan di rel kereta api.

“Mereka enggak terima dengan kematian, alhasil bisa dibilang jadi gentayangan,” ungkap Furi seperti dilansir laman Okezone.

Oleh sebab itu, menurut Furi, merasa tidak terima tewas karena menjadi korban kecelakaan, maka setan budeg mengganggu orang yang berada di perlintasan kereta api.

“Mereka tidak pilih kasih, siapa saja bisa diganggu, apalagi orang yang dalam keadaan setengah sadar,” ucapnya.

Jika menemui orang seperti itu, setan budeg akan beraksi dengan cara menutup telinga korban sehingga apa pun bentuk peringatan tidak akan berpengaruh kepada orang yang sudah dipilih.

“Lagi ngelamun, banyak pikiran, enggak fokus itulah sasaran setan budeg,” imbuhnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *