Desa Pocong Hingga Munjul Kunti, Nama-Nama Unik Suatu Wilayah

oleh -101 views
Desa_pocong_nama_nama_Unik_Daerah
Tugu Batas Desa Pocong. Foto: Istimewa

Pantura XFile – Indonesia memiliki keanekaragaman budaya dan suku bangsa. Keunikan yang dimilikinya menjadikan negara ini kaya akan kebudayaan. Nama-nama unik suatu daerah atau lokasi sering ditemui.

Tidak hanya nama-nama unik, bahasa ibu juga di setiap daerah yang ada di Indonesia juga berbeda-beda.

Tidak salah jika semboyan Bhineka Tunggal Ika menjadi gambaran tentang Indonesia yang memilki keanekaragaman.

Dihimpun dari berbagai sumber, berikut nama-nama unik desa atau suatu wilayah yang ada di Pulau Jawa.

Desa Pocong
Desa ini berada di Kecamatan Tragah, Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur. Tempat yang satu ini ada kaitannya dengan hal-hal mistis.

Menurut sumber Pembakuan Nama Rupa Bumi Kabupaten Bangkalan Tahun 2012, dahulu desa ini belum memiliki nama, warganya juga masih sedikit dengan mayoritas wilayahnya berupa hutan dan semak belukar.

Hingga pada suatu hari ada anggota warga yang meninggal dunia. Kemudian warga lainnya merawat jenazah sesuai adat istiadat yang berlaku di sana.

Cerita misteri pun dimulai, selama 40 hari pasca meninggalnya warga tersebut banyak warga yang dihantui oleh penampakan pocong yang suka berkeliaran di tengah hutan.

Kejadian ini terus terjadi tiap kali ada warga yang meninggal dunia. Akhirnya wargapun sepakat untuk membabat hutan dan membuat desa di sana dengan nama Desa Pocong.

Baca Juga!

Benarkah Ruh Orang Meninggal Pulang ke Rumah Setiap Malam Jumat?

Jin Jahil Penunggu Perempatan Pabedilan-Ciledug

Pasar Setan dan Sosok Pendaki Misterius Sering Membuat Pendaki Nyasar

Pantai Kutang
Nama daerah di Indonesia sering diambil dari berbagai hal atau kejadian yang pernah berlangsung di lokasi bersangkutan.

Dari Lamongan ada yang namanya pantai Kutang. Dalam bahasa Jawa kutang berarti Bra atau pakaian dalam wanita.

Bukan karena pantainya berbentuk seperti kutang namun ada cerita lucu yang melatar belakangi pemberian nama ini.

Jadi pantai berpasir putih yang dikelilingi pepohonan rimbun nan eksotis ini punya sejarah yang agak aneh.

Menurut penuturan warga yang tinggal di sekitar pantai, dahulu banyak pasangan muda mudi yang berkunjung ke pantai tersebut.

Anehnya saat pulang mereka meninggalkan pakaian dalamnya termasuk kutang itu tadi sehingga warga yang datang ke pantai ini sering menemukan kutang berserakan.

Jangan berfikiran ngeres. Intinya adalah dari situlah asal penamaan Pantai Kutang ini.

Desa Cawet
Bagi yang suka mengunjungi berbagai wilayah, pasti akan kaget sambil tertawa ketika masuk ke desa ini atau melewati depan kantor desa yang bertuliskan Kantor Kepala Desa Cawet.

Wajar jika pikiran langsung autofokus pada gambaran sebuah pakaian dalam.

Namun pemilihan nama ini tidak ada kaitannya dengan pikiran cabul atau ngeres dari sang pendiri desa.

Nama desa di kecamatan Watukumpul, Pemalang, Jawa Tengah ini bukanlah celana dalam melainkan berasal dari kata “Cawitali” yang merupakan leluhur sekaligus orang pertama yang mendirikan desa ini.

Desa Tutup
Desa unik ini terletak di Kecamatan Tunjungan, Kabupaten Blora, Jawa Tengah. Desa ini berada dekat dengan pusat kota kabupaten.

Desa ini menjadi sentra produksi tempe sehingga pada gapura masuk ke desa juga terdapat tulisan Desa Tutup Centra Tempe. Yang menarik adalah tempe produksi desa Tutup ini dibungkus daun jati.

Desa Kebocoran
Dilihat dari namanya saja sudah terbayang bagaimana desa ini tidak memberi keteduhan, apalagi kalau hujan turun.

Tapi jangan berfikir seperti itu, karena desa di kecamatan Kedung Banteng, Banyumas, Jawa Tengah ini sama dengan desa lainnya, hanya namanya saja yang unik.

Tapi pendapat bahwa desa ini tidak aman saat hujan tidak semuanya salah.

Beberapa sumber menyebutkan bahwa pemberian nama Kebocoran lantaran desanya yang selalu tergenang air hujan alias banjir saat hujan turun.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.