Ada ‘Cinta’ Lain di Jembatan Cinta Cihoe Ciledug

oleh -186 views
jembatan-cinta-cihoe-ciledug-wetan
Jembatan Cinta Cihoe. Foto: Dok/Radar Cirebon

Pantura XFile – Jembatan Cinta Cihoe (JCC) Ciledug Wetan menjadi spot area yang tidak akan dilewatkan pemburu swafoto untuk mengabadikan moment indah.

Secara geografis, Desa Ciledug Wetan dilintasi dua sungai besar yakni Sungai Cijangkelok dan Sungai Cisanggarung. Tidak hanya itu, ada juga anak-anak sungai lainnya.

Sehingga, membuat mobilitas warga sekitar begitu membutuhkan dan bergantung dengan keberadaan jembatan.

Ada jembatan yang secara fisik dan konstruksi nyaris sama dengan jembatan lainnya. Namun ada juga jembatan yang beda jika dilihat secara seksama.

Baca Juga!
Mahluk Seram Penunggu Rumah Merah

Salah satu jembatan yang terlihat berbeda dengan jembatan lain adalah jembatan gantung yang pada Rabu (15/5/2019) lalu diresmikan.

Jembatan yang sebelumnya dikenal dengan nama jembatan pelangi ini, resmi berganti nama menjadi Jembatan Cinta Cihoe (JCC).

Kala itu, penamaan dilakukan Camat Ciledug, H Solihin HS setelah melihat jika jembatan tersebut bisa menjadi spot foto yang menarik, karena baru ada di Blok Cihoe.

“Jembatan ini setelah hasil rundingan dengan warga, pemdes dan kecamatan, kita beri nama Jembatan Cinta Cihoe atau disingkat JCC. Biar mudah diingat dan diucapkan,” ujar Camat Ciledug, H Solihin HS, waktu itu.

Sebelum menjadi sekarang ini, pembangunan jembatan tersebut banyak menemui kendala. Mulai dari salah material, hingga pondasi jembatan yang hampir ambruk karena tergerus air sungai.

Baca Juga!
Suara Lirih Perempuan Minta Tolong, Menambah Keangkeran Terowongan Kereta Api Sindanglaut

Sehingga pembangunan yang diproyeksikan selesai akhir tahun 2018 terhenti dan tak kunjung selesai, karena berganti pengembang.

Sekarang, Jembatan Cinta sudah bisa dipakai dan dilalui kedua warga di desa yang terbelah oleh sungai.

Tetapi di balik nama Jembatan Cinta sekarang ini, banyak cerita seram yang menyertai keberadaan jembatan yang diresmikan oleh Penjabat Bupati Cirebon, Dr Ir H Dicky Saromi MSc.

Ramainya cerita-cerita seram yang beredar, menarik perhatian salah satu YouTuber asal Brebes.

Nuha Anak Indigo Brebes bersama timnya mendatangi jembatan tersebut untuk mengetahui mahluk kasat mata yang menjadi perbincangan warga sekitar.

Nuha yang memiliki kelebihan bisa melihat hal-hal gaib, akhirnya bisa mendeteksi kalau di jembatan tersebut banyak bermukim mahluk halus.

“Banyak penampakan,” ujar Nuha seperti dikutip dari kanal YouTube miliknya.

Untuk mengetahui jenis mahluk apa sebenarnya, Nuha pun menggunakan salah satu timnya sebagai mediator untuk mengorek informasi.

Terjadilah dialog dengan mediator yang sebelumnya sudah dirasuki arwah sesepuh warga setempat.

Bahwa benar, di jembatan tersebut ada siluman lembu, dan buaya yang bermukim di pusaran air.

Dalam obrolannya, sesepuh tersebut berpesan agar warga sekitar harus hati-hati jika melintas di jembatan tersebut, karena siluman lembu dan buaya tidak suka diganggu.

Itu terjadi pada jembatan tersebut sebelum dibangun, dulunya sering ambruk dan tidak bertahan lama. “Karena siluman merasa terganggu,” ujar sesepuh yang diucapkan mediator.

Penuturan lain yang diucapkan sesepuh, bahwa jembatan tersebut dibuat pertama kali oleh Kerajaan Mataram.

Disamping itu, sungai tersebut merupakan tempat membuang jenazah para korban perang di jaman itu.

Lama berdialog dengan sesepuh, tim memberi kesempatan kepada warga yang ingin bertanya kepada sesepuh tersebut.

Salah seorang warga mendekat untuk bertanya, kenapa dirinya nyaris celaka karena waktu nyebrang, jembatan tersebut ambruk.

“Mereka minta tumbal,” ujar sesepuh seperti diucapkan mediator.

Jembatan Cinta yang melintang dengan kiri kanan tanpa ada penerangan, bisa membuat orang yang melintas apalagi di malam hari, akan menimbulkan perasaan takut dan membayangkan hal-hal seram yang pernah dilihatnya.

Jadi fokus dan hati-hati saat menyebrangi jembatan tersebut. (brd)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *