5 Tempat Angker di Cianjur, Nomor 3 Pernah Jadi Tempat Syuting

oleh -1.542 views
tempat-angker-di-cianjur
Bekas rumah sakit paru-paru di Cianjur yang angker

Kalau jalan-jalan ke Cianjur tentu sesuatu yang dicari adalah suasana pemandangan yang indah. Tetapi, disamping itu, ada tempat angker di Cianjur yang cocok bagi uji nyali.

Tidak ketinggalan berburu oleh-oleh khas Cianjur seperti beras, tauco, selai pisang ataupun aksesoris khas Gentur yang mendunia.

Namun. Selain memiliki tempat yang indah, kali ini, Tim Radar Cianjur (Radar Cirebon Group) merangkum beberapa tempat mistis di Cianjur yang sayang untuk dilewatkan yang penuh misteri dan juga angker.

Beberapa wilayah di Cianjur memiliki tempat angker yang cukup mencekam. Berbagai cerita mengenai situs megalitikum terbesar yang konon merupakan istana gaib Prabu Siliwangi sampai dengan tempat untuk mencari pesugihan memang terkenal di Cianjur.

Tak perlu berlama-lama lagi, ini tempat angker di Cianjur yang menyimpan berbagai misteri.

  1. Lakespra (Bekas Rumah Sakit Paru-Paru)
    Sebuah bangunan bekas rumah sakit paru-paru pada zaman Belanda ini berada di Jalan Raya Pacet, Cianjur, tepatnya di kawasan Cipanas.
    Bangunan ini dianggap sebagai tempat angker di Cipanas yang dihuni banyak makhluk gaib dan bahkan beberapa Youtuber pernah datang kesini dan mencoba mencari jejak mistis di sini.

Menurut pengakuan salah satu Youtuber, ketika memasuki bangunan mereka disambut dengan bola api yang melayang dan mampu menembus dinding.

Selain itu, suara tawa perempuan juga terdengar. Bahkan, salah seorang presenter mengaku badannya menjadi berat karena digelayuti oleh sosok kuntilanak.

Yang menarik dari tempat angker di Cianjur ini adalah keberadaan genderuwo berjenis kelamin wanita. Hal ini memang sangat langka mengingat biasanya genderuwo jantan lah yang kerap kali mengganggu manusia.

  1. Jalur Tengkorak Bangbayang
    Sejatinya, nama tempat angker di Cianjur ini adalah Jalan Raya Cianjur-Sukabumi.

Namun karena lokasinya berada di kawasan Bangbayang dan sering terjadi kecelakaan maut di jalur tersebut, maka warga setempat memberi nama Jalur Tengkorak Bangbayang.

Cerita mistis Bangbayang Cianjur ini bermula dari banyaknya kendaraan yang mengalami kecelakaan saat melintas di sini. Bahkan, tak jarang kecelakaan-kecelakaan tersebut merenggut korban jiwa.

Seorang yang dapat menerawang alam gaib mengungkapkan bahwa di jalur tersebut sebenarnya ada batu sebesar truk yang dihuni oleh makhluk gaib berwujud nenek.

Konon, hantu nenek dan pasukan-pasukannya inilah yang sering mengganggu orang-orang yang melintas di jalur ini sehingga menyebabkan kecelakaan.

Gangguan yang disebabkan oleh makhluk-makhluk gaib ini misalnya membuat pandangan pengemudi kabur atau masuk ke dalam tubuh korbannya sehingga menyebabkan kerasukan.

Tak hanya itu saja, kadang-kadang penghuni jalur tengkorak ini nampak menyeberang di depan kendaraan korbannya sehingga membuat korban kaget, membanting setir, dan menyebabkan kecelakaan.

Bahkan ada juga yang menyebut bahwa ketika memasuki wilayah Warungkondang hingga Gekbrong itu adalah kerajaan gaib dan gerbang awal berada di perbatasan Warungkondang dan Gekbrong tersebut.

Baca Juga:

Lama Menghilang, Buaya Berkalung Ban Muncul Ditemani Wanita Berhijab

  1. Situs Gunung Padang
    Pernah mendengar nama Situs Gunung Padang? Situs megalitikum terbesar di Asia Tenggara itu berada di Cianjur tepatnya di Kecamatan Campaka.

Bahkan, jika Anda pernah menonton film nasional berjudul Firegate (Gerbang Neraka) yang diperankan oleh Reza Rahadian dan Julie Estelle, lokasi syuting film itu adalah Gunung Padang ini.

Bahkan, jalan cerita film tersebut berhubungan dengan situs ini meskipun bersifat fiksi.

Situs Gunung Padang dikenal sebagai satu dari beberapa tempat angker di Cianjur. Keangkeran situs ini berasal dari penunggu gaib berwujud kakek tua berbadan raksasa yang berada Gunung Padang.

Bahkan, jika Anda kebetulan berkunjung di malam hari, jalur untuk menuju ke gerbang Situs Gunung Padang akan bertambah seram.

Menurut warga setempat, jalan yang berada di tengah-tengah hutan tersebut memang banyak dihuni oleh makhluk astral yang sering mengganggu manusia yang lewat pada malam hari.

Jika Anda ingin mengetahui informasi lebih lengkap mengenai Situs Gunung Padang, Anda dapat membaca artikel Misteri Gunung Padang atau bisa langsung datang ke lokasi karena ada beberapa tokoh dan penjaga di sana yang bisa menceritakan tentang Gunung Padang.

  1. Terowongan Lampegan
    Sebuah terowongan perlintasan kereta api memang memiliki sisi mistis tersendiri. Pada umumnya, terowongan yang gelap dan jarang dilewati oleh manusia tersebut memang memancarkan aura yang sangat menyeramkan.

Terowongan Lampegan di Cianjur ini dulunya adalah jalur penghubung Sukabumi-Cianjur. Sempat ditutup pada tahun 2001, terowongan ini dibuka kembali pada tahun 2009 sampai saat ini.

Cerita mistis yang meliputi terowongan ini adalah hilangnya penari ronggeng secara misterius. Dulu saat peresmian Terowongan Lampegan, diundanglah Nyi Ronggeng Sadea untuk menghibur para meneer Belanda.

Sepulang pentas, Nyi Ronggeng melewati terowongan ini dan tidak pernah terlihat lagi.

Ada dua dugaan penyebab hilangnya sang penari ronggeng, pertama karena diperistri oleh “penunggu” Terowongan Lampegan dan yang kedua ia dijadikan tumbal saat peresmian terowongan dan jasadnya ditanam dalam tembok terowongan.

Apakah Anda berani menguji nyali dengan berjalan kaki melintas terowongan sepanjang 400 meter ini?

  1. Pantai Jayanti
    Pesugihan adalah jalan pintas bagi orang-orang yang ingin memperoleh kekayaan dengan cara yang mudah dan instan.

Tempat angker di Cianjur yang satu ini terkenal dengan cerita pesugihannya yang sangat mistis.

Pantai Jayanti adalah pesugihan daerah Cianjur yang hanya diketahui oleh segelintir orang saja.

Tak jelas bagaimana cara melakukan ritual pesugihan di sini, yang pasti ada beberapa orang yang pernah mencoba untuk melakukan ritual pesugihan di goa yang letaknya tidak terlalu jauh dari pantai.

Selain itu, keangkeran Pantai Jayanti semakin jelas tatkala pantai ini selalu menelan korban jiwa setiap tahunnya.

Bahkan, penjaga pantai pun membenarkan bahwa kadang-kadang ada pengunjung yang kesurupan ketika berlaku atau berkata tidak sopan di area pantai ini. (may/brd)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.